Asmaraman S. Kho Ping Hoo has 62 books on Goodreads with ratings. Asmaraman S. Kho Ping Hoo’s Badai Laut Selatan by. Asmaraman S. Kho Ping. Kho Ping Hoo or Asmaraman Sukowati Kho Ping Hoo (born in Sragen, 17 August – died in Solo, 22 July However, the inaccuracies does not affect the popularity of Kho Ping Hoo. . Keris Pusaka Sang Megatantra: Badai Laut Selatan. Penulis: Asmaraman Sukowati Kho Ping Hoo .. segala kehendak Berenang dalam lautan kesenangan Mati pun tidak penasaran! Kirana dan serial Badai Laut Selatan yang berlatar belakang masa Mataram Islam dan zaman Airlangga.

Author: Gusida Akimuro
Country: Luxembourg
Language: English (Spanish)
Genre: Art
Published (Last): 22 January 2016
Pages: 84
PDF File Size: 7.58 Mb
ePub File Size: 4.23 Mb
ISBN: 713-6-64795-503-1
Downloads: 26922
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Vudoshicage

Karena itu, dalam pertemuan ini, serahkan saja kepadaku untuk mewakili kalian semua! Para pendekar Bu-tong-pai itu terkejut ketika merasakan betapa telapak tangan mereka menjadi panas dan nyeri setiap kali pedang mereka tertangkis tongkat.

Saicu-hokang Ilmu menggereng seperti singa berdasarkan khikang! Because of his illiteracy in Chinese languages, his writings contain various errors regarding historical and geographical reality of China.

Aneh melihat seorang anak kecil seperti itu sudah ada keriput di antara kedua sselatan

Beberapa orang lari memasuki rumah keluarga Kwa yang dapat dibayangkan betapa kaget hati mereka melihat suami-isteri itu tewas dalam keadaan mandi darah, sedangkan Sin Liong menangisi kedua orang tuanya, memeluki mereka sehingga muka,tangan dan pakaian anak itu penuh dengan darah ayahbundanya.

Selain mempelajari khasiat tumbuh-tumbuhan, bukan hanya untuk menjadi makanan sehari-hari akan tetapi juga untuk pengobatan, Sin Liong mempunyai kesukaan lain lagi yang timbul dari rasa kasihnya kepada alam, kasih yang sepenuhnya dan yang mungkin sekali timbul karena dia merasa hidup sebatangkara dan juga timbul karena melihat kekejaman yang menggores di kalbunya akan perbuatan manusia ketika ayah ibunya dan tiga orang pencuri itu tewas.

Seperti orang kehilangan ingatan, semalam itu Sin Liong terus berlari sampai pada keesokan harinya, saking lelahnya, dia tersaruk-saruk di kaki Pegunungan Jeng-hoa-san, kadang-kadang tersandung kakinya dan jatuh menelungkup, bangun lagi dan lari pagi, terhuyung-huyung dan akhirnya, pada keesokan harinya, pagi-pagi dia terguling roboh pingsan di dalam sebuah hutan di lereng bagian bawah Pegunungan Jeng-hoa-san.

  CROTALUS TRISERIATUS PDF

Dengan langkah gontai, kakek itu tersenyum-senyum memasuki lingkaran dan melangkahi mayat bekas para penggeroyoknya, menghampiri Kwat Lin yang sudah bangkit duduk dengan muka pucat dan mata terbelalak. Untuk membunuh diri tidak ada jalan baginya, untuk melawan pun percuma, bahkan semua jeritan tangis dan permohonan, semua usahanya meronta-ronta tiada gunanya sama sekali. Duduknya tegak lurus, kedua kakinya bersilang dan napasnya masuk keluar dengan halus tanpa diatur, tanpa paksaan seperti pernapasan seorang bayi sedang tidur nyenyak.

Namun dengan gerakan seenaknya kakek itu memukulkan tongkatnya dari samping menghantam pedang yang menusuknya. Akan tetapi sekarang, aku menderita luka lebih parah lagi.

Syamsul Bahri

Comments on discussion boards from them will be hidden by default. Karena kini merasa yakin bahwa jejak lubang-lubang itu tentu terbuat oleh tongkat Pat-jiu kai-ong, maka tiga belas orang tokoh Bu-tong-pai itu mencabut senjata badi dan tampaklah berkilaunya senjata tajam itu meluncur ke depan ketika tiga belas orang itu mengerahkan ginkang mereka dan menggunakan ilmu berlari cepat melakukan pengejaran ke depan, ke arah jejak berlubang itu.

Akan tetapi, dua kali aku keliru menilai orang. Celakalah engkau kalau sudah hoo di tangan kakek ini Sin-tong. Seri Pendekar Bodoh merupakan serial ko 3 dari Pendekar Sakti yang menceritakan pendekar bernama Sie Cin Hai lebih terkenal dengan julukan Pendekar Bodoh karena tampangnya yang culun.

Dilihatnya wajah orang-orang itu semua seperti wajah iblis, dengan mata bernyala-nyala penuh kebencian dan dendam, penuh nafsu membunuh, dengan mulut terngangga seolah-olah tampak taring dan gigi meruncing, siap untuk menggigit lawan dan menghisap darahnya.

Di dekat pohon peak yang besar, terdapat bukit batu dan di situ ada guanya yang cukup besar untuk dijadikan tempat tinggal, dijadikan tempat berlindung dari serangan hujan dan angin. Despite the fact that most of his stories were based on Chinese martial art genre, Kho Ping Hoo never actually learned Chinese. Mulai berubah wajah kakek itu mendengar ucapan ini, senyumnya masih ada akan tetapi sepasang matanya yang tadinya berseri gembira itu kehilangan cahaya kegembiraannya dan berubah dengan sinar kilat yang mengejutkan mereka semua.

  9500 INSTRUCTION MANUAL NONIN PDF

Mungkin karena tidak ada sesuatu lainnya yang menjadikan bahan pemikiran, maka anak ini dapat mencurahkan semua perhatiannya terhadap pengenalan akan daun dan akar serta buah dan kembang yang mangandung obat ini sehingga penciumannya amat tajam terhadap khasiat daun dan akar obat.

baca online gratis | baca ebook gratis

Sepasang mata anak itu bersinar-sinar penuh seri kehidupan ketika jho tadi melihat munculnya bola merah besar di balik puncak gunung sebelah timur, bola merah yang amat besar dan yang mula-mula merupakan pemandangan yang amat menarik hati, akan tetapi lambat laun merupakan benda yang tak kuat lagi mata memandangnya karena cahaya yang makin menguning dan berkilauan.

Tiba-tiba kakek itu tertawa lebar.

Lukamu ini hebat seluruh kaki sudah panas, berarti darahmu telah keracunan, Untuk mengeluarkan racunnya yang masih mengeram di sekitar luka, sebaiknya luka itu dibuka agar dapat diobati, tidak seperti sekarang ini seoatan oleh darah beracun yang mengering.

Ternyata kakek itu telah berdiri di depannya dan telah mencegah dia membunuh diri! Yang mula-mula membangunkan hutan itu adalah kokok ayam hutan yang pendek dan nyaring selatsn, kokok yang tiba-tiba dan mengejutkan, susul menyusul dari beberapa penjuru.

Tidak tahu siapakah kalian dan perlu apa kalian menghadang perjalananku? Mengapakah orang-orang dusun, penghuni semua dusun di sekitar lereng dan kaki Pegunungan Jeng Hoa San menyebutnya anak ajaib?

Untuk mereka semua, tanpa pandang bulu, Sin Liong memberikan obatnya setelah memeriksa luka-luka dan penyakit yang mereka derita. Dia telah menyaksikan kekejaman-kekejaman yang amat hebat. Mereka cepat mengerahkan sinkang sehingga pengaruh Saicu-hokang itu membuyar. Kunlun Hiap-Kek ; Djil. On 14th of December one of his most famous stories “bukek siansu” – the golden flute – finally arrived in China introduced by Ambassador Imron Cotan, Indonesian Ambassador to the People’s Republic of China.